Thursday, January 7, 2016

The Clock is Ticking...

"When you start a relationship with someone, what is the first thing that cross in your mind? is it only for short time or long time?" -Mequestioningmyownself-

Waktu pertama ditanya mau apa ngga jadian sama dia, di pikiran gw itu cuma "okey, gw g mau ini cuma sekedar short relationship yang nanti bisa putus-nyambung or like any other case 'cuma sekedar main-main' buat nyari orang yang tepat." . Exactly, gw bukan tipe orang yang cuma sekedar jadian-bosen-trus putus-cari lagi yang baru, nope! thats not me. Gw itu kalo memang jadian ya jadian tp untuk serius, dibawa ke jenjang selanjutnya which is : Married life. Right? daripada wasting your time untuk gontaganti pacar ya mending lu jangan pacaran dulu sampai lu merasa udah nemu orang yang memang tepat untuk diajak serius berkomitmen. Kenapa? karena pacaran sendiri memang pada dasarnya tidak diperbolehkan dalam Islam kan? I am a moeslim, but I know I am not that perfect moeslim who say no to relationship and say 'yes I do' to Ta'aruf. Gw sendiri tau kok kalo ngga boleh pacaran dalam islam, tapi in my case ya sudah lah ya.. nobody is perfect but at least I am trying to be half perfect
So I said yes waktu dia ajak jadian tapi... gw dari awal bilang "gw ga mau pacaran yang main-main, kalo serius ya ayo sama-sama kita jalan buat jadi lebih baik dan insya Allah dipermudah jalannya untuk ke jenjang yang lebih serius yaitu Menikah." and he also said kalo dia memang bukan pacaran untuk tujuan main-main, dia mau serius dan memang juga ada niatan untuk ke jenjang yang lebih serius. So, kita jadian. 
Is everything okay after kita jadian selama more than 6 years? Nope. tidak se-smooth yang orang-orang selalu lihat. As usual, they can only see the surface not under the surface.

To put it in simple,  kita juga sering berantem kok. Tapi berantem nya kita bukan yang tereak-tereak atau bicara kata-kata kasar yang ga enak di denger telinga masing2. Yaaaa.. nyindir menyindir dikit lah biasanya, wkwkwkwk.
Pacaran itu memang sebuah proses pendewasaan walaupun tidak sepenuhnya dibenarkan orang-orang pacaran sebelum menikah, kalo mau menikah ya lgsg aja cari siapa orangnya, Ta'aruf baru menikah, gitu katanya. But anyway, ya inilah gw dan dia.. sama2 mau belajar biarpun odong2an wkwkwkwk.

Kapan Menikah?
Kalau ditanya sebenarnya kapan gw mau nikah ya targetnya umur 25th, tapi I know it is impossible dengan kondisi gw dan kondisi dia at that time. Kita masih sama2 baru bisa menghasilkan uang sendiri, mencoba struggling dengan semua tanggungjawab pekerjaan kita, dan masih mengumpulkan sedikit2 biar ga terlalu menyusahkan banyak pihak, I tell you sumthin' ya..Menikah di Jakarta itu not as cheap as you think it is. Semua seerba mahal dan apa aja dikenakan biaya, jadi ya harus pintar2 menabung untuk menikah.
saat umur yang gw pengen untuk menikah dia juga baru merintis karir di kerjaannya. Jadi, I have to respect his decision and let him enjoy his job.  Pupus sudah umur 25 menikah, at that time, beberapa temen gw malah sudah menikah dan mereka sekarang udah punya anak yang lucu-lucu bin menggemaskan. Iri? nope, semua sudah diatur jalannya sama Yang Kuasa, gw mah tinggal berdoa-berusaha-bersabar aja.
Then, Suddenly gw bilang "what do we waiting for? kita udah lama, kenal juga sama beberapa anggota keluarga masing2, udah umur nya juga, ayo disegerakan saja tahun 2016 lah." dan dia pun bilang, "iya 2016, insya Allah semoga dimudahkan.."

So, 2016 it is.. :) This year.. Welcome to the persiapan wedding2 yang njlimet bin riwueh itu sudah menanti untuk dioakatik.

Tabungan sih...bismillah kalau yang namanya ada niatan untuk ibadah insya Allah sih dimudahkan. Jadi tiap mulai kerja gw berharap moga2 dapet tugas dinas2 lagi buat nambah2 income (buat bayar catering, dekor, foto, wkwkwkwk)

Doakan ya!

Oh iya! I will share the hunting process from venue, catering dan sebagainya.. semoga nanti bisa bermanfaat yaah bagi yang sedang hunting2 juga :)


Ta'!

No comments:

Post a Comment